File LDF pada SQL Server sangat BESAR

Jika anda menemukan file LDF pada database SQL Server anda sangat besar dan ingin mengecilkannya kembali, lakukan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Jalankan Management Studio
2. Klik pada database yang ingin dikecilkan LDF nya.
3. Klik "New Query".
4. Ketik atau copas perintah berikut ini:

ALTER DATABASE [HRD-MHC]
SET RECOVERY SIMPLE;
GO

DBCC SHRINKFILE (HRD_log, 1);
GO

ALTER DATABASE [HRD-MHC]
SET RECOVERY FULL;
GO


Keterangan:
[HRD-MHC] adalah nama database (sebagai contoh).
HRD_log adalah nama logikal file LDF (bisa dilihat di database properties, Files).


5. Klik "Execute".

Sekarang periksa ukuran file LDF, mudah-mudahan sudah mengecil kembali (menjadi 1MB).

Media Preview - Menampilkan Thumbnail Video pada File Explorer

Saat ini semakin banyak video yang kita terima dari media sosial, dengan nama file yang hanya berupa angka saja. Jika kita tidak membukanya, maka kita tidak tahu apa isi video tersebut.

Cara paling praktis untuk mengetahui isi video adalah dengan melihat tampilan thumbnailnya. Tetapi ternyata, File Explorer tidak selalu bisa menampilkan gambar thumbnail video.

Setelah searching saya menemukan cara praktis dan cepat untuk menampilkan gambar thumbnail video pada File Explorer, yaitu menggunakan software bernama Media Preview.

Silahkan download di sini: http://www.babelsoft.net/bin/MediaPreviewSetup-1.4.3.429.sfx.exe

Kalau anda butuh keterangan tentang Media Preview ini, lihat di sini: http://www.babelsoft.net/products/mediapreview.htm

Setelah download, langsung instal seperti biasa.



Setelah selesai, dijalankan untuk mengatur file apa saja yang ingin kita aktifkan previewnya.


Pada pengaturan di atas saya mencoba dulu untuk menampilkan video-video dari WhatsApp yang umumnya berekstensi .mp4

Setelah klik tombol "Apply", saya langsung lihat di File Explorer. Tadaa... video-video saya langsung muncul thumbnail previewnya.


File Explorer Pinned on Taskbar Not Responding


Saya mengalami shortcut File Explorer yang dipin di Taskbar tidak berreaksi ketika diklik. Saya menggunakan Windows 8.1.

Setelah mencari-cari cara untuk menyembuhkannya, ternyata tidak bisa sembuh juga. Tetapi ada cara alternatif, yaitu membuat sendiri shortcut baru secara manual. Cara ini mungkin kurang jitu, tetapi saya tidak punya waktu untuk menemukan cara jitunya.


Cara yang saya gunakan:
  1. Tekan Windows+R (Tombol Windows dan tombol R bersamaan) untuk menampilkan kotak dialog Run.
  2. Pada kotak dialog Run, ketik (copas saja ini):
    %AppData%\Microsoft\Internet Explorer\Quick Launch\User Pinned\TaskBar
    Klik "OK". Muncul File Explorer yang menampilkan shortcut-shortcut yang terpin di Taskbar.
  3. Hapus shortcut File Explorer yang ada.
  4. Klik menu Home > New Item. Pilih Shortcut.
  5. Pada kotak dialog Shortcut, langsung ketik saja: explorer.exe
    Klik "Next".
  6. Isi nama shortcut, misalnya: File Explorer
    Klik "Finish".
  7. Katanya sih perlu restart komputer, tapi saya langsung menyeret (drag) saja icon shortcut File Explorer ke atas Taskbar. Jadi deh, dan alhamdulillah bekerja.
Kelemahan cara di atas, selain cukup banyak stepnya, adalah tumpukan icon File Explorer yang terbuka tidak menempati icon yang saya pasang sendiri (hmmm). Tetapi sementara cukuplah.

Bagi teman-teman silahkan menggunakan trik ini untuk sementara mengatasi problem, dan kalau sudah menemukan cara yang lebih ampuh harap share ke sini juga ya (tulis di komen).

Terima kasih.

Database Compatibility Level

Hingga sekarang, saya masih menggunakan ADP (Access Data Project). Saya sangat terbantu oleh ADP untuk mengimport table dari/ke SQL Server Database, mengedit Table, membuat View, Stored Procedure, mengelola data SQL Server, dan sebagainya.

ADP memang hanya bisa digunakan pada MS Access 2010 (paling tinggi) terhadap SQL Server 2008 (paling tinggi). Oleh karena itu, dalam pembuatan system, pertama saya menggunakan SQL Server 2008 dan MS Access 2010.

Sekadar untuk mengingatkan, ketika kita memodifikasi table pada SQL Server, Access memunculkan pesan error yang terkait ADO (semacam itu). Disain table tidak bisa disimpan. Untuk mengatasinya, ubahlah Compatibility Level pada Database Properties.

SQL Server Database Compatibility Level

Simplenya, saya set kompatibilitasnya ke SQL Server 2000, dan disain table menjadi bisa disimpan pada MS Access 2008.

MENGAPA PERLU PAKAI SERAGAM WAKTU REUNI

Sejak group WhatsApp merebak, banyak teman sekolah yang lama tidak ada khabarnya sekarang terkumpul kembali. Keakraban yang tercipta justru lebih dari ketika di sekolah dulu. Lalu muncul keinginan untuk ketemu dan berkumpul kembali. Istilah populernya: REUNI.

Di momen lebaran mendatang ini, acara reuni sangat banyak. Ada reuni teman SD, teman SMP, teman SMA, dan lain-lain. Panitia jadi sibuk mempersiapkan acara, termasuk pengadaan SERAGAM.

Mengapa perlu pakaian seragam? To the point saja, kalau peserta reuni berpakaian bebas, masing-masing akan berpakaian sebagus-bagusnya untuk menunjukkan kelas sosial dan kemajuannya sekarang. Acara reuni menjadi ajang pamer, lalu secara tidak sadar akan menilai penampilan orang lain. Hal ini tentu HARUS dihindari.

Tetapi pengadaan pakaian seragam tidak gampang. Kalau hunting kaos buat seragam, bisa habis waktu sehari di satu tempat (misalnya kalau di Jakarta: Tanah Abang atau Jatinegara). Mencari kaos sesuai kriteria rada-rada susah juga. Kriterianya: anggaran, model, warna, bahan, dan ukuran. Sudah dapat model dan warna yang disukai, eh barangnya belum ready dalam jumlah yang dibutuhkan. Setelah itu, masih ada proses sablon atau bordir. Cukup memakan waktu dan biaya. Kemudian nanti ada masalah distribusi (pengiriman) ke calon peserta reuni, serta masalah pembayaran (atau kontribusi dari peserta).

Jika masalah waktu yang sudah tidak ada dan kerepotan dalam belanja dan distribusi seragam, saya punya ide: “gimana kalau pakai dress code saja?”. Dengan menggunakan dress code (DC), peserta menjadi terbatas dalam berpakaian. Misalnya: atas baju kaos putih, bawah celana jeans biru. Saya rasa hampir semua orang punya kaos putih dan celana jeans biru, dan kalaupun sekarang belum punya atau sudah lama, masih mudah untuk melakukan pembelian yang baru. Ok?

Selamat reuni, yang penting ketemu dan happy bersama teman!